ARAB SAUDI – Harianliputan7.ID//Dewan Pimpinan Cabang Istimewa (DPCI) MADAS Sedarah Arab Saudi menggelar kegiatan silaturahmi yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.Selasa 1 Agustus 2026

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Sejumlah anggota dan pengurus DPCI MADAS Sedarah Arab Saudi turut hadir dalam kegiatan yang dipimpin langsung Ketua DPCI MADAS Sedarah Arab Saudi, Khairul Azam.

Selain jajaran anggota dan pengurus, kegiatan tersebut juga dihadiri Srikandi MADAS Sedarah, perwakilan Asosiasi Pelayan Umroh dan Haji (APUH), perwakilan IKAMA, serta perwakilan PDI Perjuangan.

Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi berbagai elemen untuk mempererat komunikasi sekaligus membangun rasa kebersamaan di tengah masyarakat Madura yang berada di Arab Saudi.

Peringatan Maulid Nabi juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk kembali mengingat keteladanan Rasulullah SAW, terutama nilai persaudaraan, kepedulian, akhlak, dan kehidupan bermasyarakat.

Bagi masyarakat Madura, tradisi Maulid Nabi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sosial dan budaya. Tradisi tersebut tetap dijaga meskipun masyarakat Madura berada jauh dari tanah kelahirannya.

Kegiatan Maulid bukan hanya dipandang sebagai acara keagamaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarsesama serta menjaga warisan budaya dan nilai-nilai yang telah diwariskan para leluhur dan sesepuh Madura.

Ketua DPCI MADAS Sedarah Arab Saudi, Khairul Azam, mengatakan keberadaan MADAS Sedarah di Arab Saudi diharapkan dapat menjadi wadah untuk menjaga kekompakan dan persaudaraan masyarakat Madura yang berada di luar negeri.

“Silaturahmi ini menjadi bagian penting untuk memperkuat persaudaraan. Di mana pun kita berada, kita tetap membawa nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh orang tua dan para sesepuh,” ujarnya.

Menurutnya, momentum Maulid Nabi sekaligus menjadi pengingat agar masyarakat terus meneladani akhlak Rasulullah SAW dan menjaga hubungan baik dengan sesama.

Ia menambahkan, MADAS Sedarah tidak hanya berorientasi pada identitas dan persaudaraan, tetapi juga berupaya menghadirkan kegiatan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Para peserta berharap hubungan kekeluargaan dan kebersamaan yang telah terjalin dapat terus dipertahankan.

Jauh dari tanah Madura, tetap satu hati, satu persaudaraan, dan terus menjaga warisan luhur para sesepuh.

Editor:Arya